Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mochamad Iriawan Enggan Mundur: Ini Bentuk Pertanggung Jawaban Saya sebagai Ketum

Ketum PSSI Mochamad Iriawan, (Foto: Istimewa)
Ketum PSSI Mochamad Iriawan, (Foto: Istimewa)

KLIKKORAN.COM - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan enggan mundur meskipun publik bereaksi keras padanya terhadap peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Diketahui, tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang sudah memakan korban hingga 131 orang meninggal dunia berdasarkan data dari Pemkab Malang.

Tragedi tersebut juga turut menyeret sejumlah petinggi PSSI, panitia penyelenggara (Panpel) hingga klub Arema FC.

Baca juga: Profil dan Biodata Bripka Andik Purwanto, Anggota Polri yang Meninggal Dunia di Stadion Kanjuruhan
Lantaran tragedi tersebut seruan untuk Mochamad Iriawan (Iwan Bule) untuk mundur dari Ketum PSSI-pun bergema.

Penolakan ini, menyusul menguatnya desakan netizen terhadap Mochamad Iriawan agar mundur dari Ketua Umum PSSI, sebagai bentuk tanggung jawab.

Sebab, tragedi kanjuruhan telah memilukan sepak bola Tanah Air.

"Bentuk pertanggung jawaban saya adalah seperti sekarang (Di Malang). Ini bentuk pertanggung jawaban saya sebagai Ketua Umum (PSSI)," kata pria yang biasa disapa Iwan Bule, Selasa (5/10/2022).

Baca juga: Video Lengkap Ade Armando Sebut Suporter Arema FC Pangkal Masalah di Stadion Kanjuruhan
Menurutnya, jika ia mundur dari jabatan Ketum PSSI saat ini, berarti ia lari dari tanggung jawab.

"Saya kalau mau lepas tanggung jawab di Jakarta saja. Ini saya namanya mengunjungi, menungguin anggota gitu ya. (Saya berada) di Malang sampai selesai," ucap pria berusia 60 tahun.

"Salam buat netizen ya (sambil tertawa)," imbuhnya sembari berjalan dan menyudahi sesi wawancara.

Sejauh ini, PSSI sudah memberikan sanksi pada Arema FC terkait tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.

Arema FC didenda Rp 250 juta, dilarang menggelar laga kandang di Malang dan tidak boleh dihadiri penonton.

Baca juga: Data dan Nama Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Anak Kecil hingga Dewasa Meninggal Dunia
Selain itu, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris mendapat sanksi larangan aktif di sepak bola seumur hidup. (KK)

Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index