Hindari 5 Makanan yang Dibutuhkan Kanker agar Tidak Berkembang Biak

(lustrasi: kanker)
(lustrasi: kanker)

KLIKKORAN.COM - Kanker merupakan keadaan yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal yang tak terkendali dan menyebar ke area sekitarnya.

Pertumbuhan sel kanker tersebut biasanya terjadi pada satu organ tubuh tertentu yang kemudian bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Dalam hal ini, pengobatan kanker biasanya dilakukan dengan kemoterapi. Kemoterapi memang meracuni sel kanker yang tumbuh cepat, tetapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum sehingga menyebabkan kerusakan pada organ yang lain seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dan lainnya.

Adapun cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yang dibutuhkan dalam sel untuk berkembang biak.

Berikut beberapa daftar makanan yang perlu dihindari yang akan menjadi makanan sel kanker agar tidak berkembang biak:

  1. Gula Meniadakan gula dalam asupan makanan berarti menghilangkan makanan utama sel kanker. Kandungan gula yang dibuat dari aspartame adalah berbahaya. Pengganti yang lebih natural adalah madu manuka atau molasses, tetapi dalam jumlah yang sedikit.
  2. Garam meja Gram meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik adalah garam laut.
  3. Susu Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus atau lendir, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan mendiadakan susu dan menggantinya dengan susu kedelai (tanpa gula), sel-sel kanker akan kelaparan.
  4. Minuman Mengandung Kafein Hindari kopi, teh dan coklat karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya dan mempunyai unsur-unsur yang memerangi kanker.
  5. Daging Sapi Sel-sel kanker berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu, lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam, daripada daging seperti sapi. Daging juga mengandung antibiotik hormon tambahan, dan parasit parasit untuk peternakan. Semuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker.
Solusinya, dietari dengan 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang-kacangan, dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline (keseimbangan pH paa tubuh).

Setelah membaca dan mengetahui hal ini, semoga kita dapat menjaga diri lebih baik kedepannya. Dan bagi para penderita kanker dapat selalu mencermati makanan yang hendak di konsumsi. Semoga bermanfaat.

(KK)

Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index