Ketahui 5 Alasan Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat, Ini Penjelasan Dokter Kulit

×

Ketahui 5 Alasan Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat, Ini Penjelasan Dokter Kulit

Bagikan berita
Ilustrasi wanita memencet jerawat di dagu. (Foto: Freepik.com/gpointstudio)
Ilustrasi wanita memencet jerawat di dagu. (Foto: Freepik.com/gpointstudio)

Semakin sering Anda menggaruk dan memencet jerawat, semakin besar juga risiko timbulnya jaringan parut. Selain itu, hal ini pun bisa menyebabkan pitting jika Anda tidak segera menghentikannya.

4. Menjadi korban hiperpigmentasi

Kapoor memperingatkan bahwa hiperpigmentasi pasca inflamasi adalah salah satu efek samping umum dari jerawat yang pecah.

Sementara hiperpigmentasi membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk hilang.

5. Mengundang lebih banyak jerawat

Nanah yang keluar dari jerawat akan bersentuhan dengan kulit. Adapun bakteri, minyak, dan kotoran yang terperangkap menyumbat pori-pori serta folikel rambut sehingga menyebabkan lebih banyak jerawat.

"Saya sarankan Anda membiarkan jerawat itu bertahan, yang biasanya 3-7 hari, dan memberi kesempatan pada kulit untuk sembuh."

"Namun jika masih muncul, pastikan Anda membersihkan area tersebut dengan pembersih wajah antibakteri, dan mengoleskan krim yang direkomendasikan dokter kulit," kata dia. (*)

Editor : Saridal Maijar
Sumber : Tempo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini