Kontroversi Film Dokumenter Dirty Vote, Tanggapan Para Paslon 1-2-3 Gimana?

Cover Film Dirty Vote (foto: Youtube)
Cover Film Dirty Vote (foto: Youtube)

KLIKKORAN.COM -Beberapa hari jelang pemilihan Presiden (Pilpres RI) pada 14 Februari 2024, terkuak fakta mengejutkan.

Setelah masa kampanye masing-masing Pasangan Calon (Paslon 1-2-3) berakhir mulai 9 Februari 2024 pukul 23.59 WIB, Indonesia memasuki minggu tenang.

Jadi seminggu ini, masyarakat diberi waktu berfikir untuk menentukan pilihan mereka terkait calon Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.

Namun pada 11 Februari 2024, muncul sebuah poster film dokumenter yang berjudul Dirty Vote yang menguak kebusukan para paslon selama Kampanye.

Pada artikel ini, akan dikupas tuntas terkait isi film dokumenter Dirty Vote beserta tanggapan dari masing-masing peserta Pilpres 2024.

Kontroversi Film Dokumenter Dirty Vote

Ilustrasi Kolase Paslon Pilpres 2024 (foto: Tribunnews)
Ilustrasi Kolase Paslon Pilpres 2024 (foto: Tribunnews)

Film Dokumenter berjudul Dirty Vote tersebut, tidak menampilkan visualisasi.

Hanya ada suara yang telah diubah nada nya dengan narasumber disamarkan, menguak kebusukan selama Kampanye.

Dirty Vote disutradarai Dandhy Laksono yang disajikan oleh 3 pakar hukum Indonesia yaitu Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar dan Feri Amsari hanya berdurasi 1 jam 57 menit saja.

Bahkan dalam waktu 24 jam, penayangannya tembut 6 juta penonton menurut publikasi artikel Tempo.

"Diharapkan film ini mampu mendidik publik bahwa betapa curangnya pemilu kita," ujar Feri Amsari.

Halaman :
Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index